Asal-usul desa MRANAK kec.wonosalam DEMAK dan jambu air merah
Dahulu desa mranak merupakan hutan dan sebagai lahan pertanian yang berupa sawah.Yang setiap musim akan menghasilkan panen. Jaman dahulu menyebut orang yang orang pertama yang ada di mranak yaitu mbah bendot atau sering di kenal dengan sebutan mbah jambrong. Desa mranak yang berarti dalam bahasa jawa yaitu "moro-moro enak" yang ingin ingin datang ke mranak pasti enak. Desa yang sejahtera dan memulyakan warganya. Terletak di kota demak jawa tengah, dengan batas di utara dan barat kali lanang di timur jalan linkar (pasar jebor) di selatan desa cabean.Sekarang menjadi desa yang berkembang dengan hasil jambu air merah dan jambu delima yang dikirim ke kota-kota besar misalnya jakarta ,yang menjadikan warganya akan beralih dari menanam belimbing dan mangga sekarang beralih ke tanaman jambu delima yang omsetnya cukup menjanjikan.
Desaku yang indah, sekarang sudah dikenal sebagai penghasil jambu merah dan jambu delima.Soal harga, belimbing lebih mahal, tetapi hanya sekali panen. Jambu delima bisa panen tiga kali Setahun. Artinya, dari sebatang pohon jambu, berpeluang mendapat untung sampai Rp 2,1 juta, lalu dikalikan 25 pohon, tentang kelebihan penghasilan dari panen jambu delima diminati ratusan petani jambu delima di Demak. Imingi-iming itu mendorong para petani holtikultura meninggalkan ikon tanaman belimbing.
hyhh
BalasHapusmilik"i a deck,..
BalasHapus